Dracoola Web Hosting

Hari ini aku mau menulis sesuatu yang baru. Gara-gara melihat pameran industri sabtu 8 Des lalu, aku jadi terinspirasi akan sesuatu. Maaf yah kalau kalian jadi bingung kenapa aku tiba-tiba menulis begini. Aku tetap menerima request artikel dari kalian kok. Makanya request dung. Wehehehehe

          Dari pengamatan yang aku lihat, Ada banyak perusahaan agro industri yang memiliki pegawai yang tidak mau menuruti kebijakan perusahaan. Atau bahkan merasa bahwa diri mereka sudah menjadi yang paling tahu. Sehingga jika diberi petunjuk oleh atasan, umumnya mereka tidak mengikuti karena merasa cara yang biasa mereka lakukan jauh lebih baik. Sebenarnya mengapa itu terjadi?

          Di negara Indonesia, tidak seperti perusahaan manufaktur, kebanyakan para pekerja langsung dari agro industri bukanlah para pekerja yang memiliki pendidikan layak. Jarang sekali para pekerja telah lulus dari universitas. Bahkan terkadang mereka tidak mengenyam pendidikan sama sekali. Hal ini dikarenakan nyaris tidak mungkin orang-orang yang mengenyam pendidikan bercita-cita menjadi buruh tani. Tentunya mereka lebih menginginkan bekerja di perusahaan-perusahaan manufaktur ataupun jasa dibandingkan bekerja sebagai pekerja langsung di bidang agroindustri. Disamping itu, sangat sulit sekali untuk mencari pekerjaan di bidang lain (seperti teknologi industri) karena itu lebih membutuhkan banyak ilmu dan pengetahuan yang diperoleh dari pendidikan formal maupun informal. 

          Hal ini mengakibatkan sulitnya mengatur para pekerja di bidang agroindustri ini. Karena sebagian besar dari mereka yang telah lama berkecimpung di dunia agronomi ini, merasa diri mereka lebih pintar dibandingkan para peneliti ataupun orang-orang yang mengenyam pendidikan di bidang pertanian. Sehingga para buruh tani tersebut sulit untuk diatur dan hanya mau bertindak sesuai keinginan mereka. 

          Oleh krn itu, kita harus mencari cara agar para pekerja tersebut ‘menydari’ bahwa mereka harus lbh banyak belajar dan juga mau menuruti perintah perusahaan. 

          Berhubung saya bukan anak Industri, saya juga bingung bagaimana mngatasi ini. Kalau ditanya mengpa saya tertarik pada bidang ini, karena ini sepertinya berpengaruh pada kemajuan perusahaan. Dan Indonesia kan terkenal dg pertaniannya jadi repot kalau agro industrinya macet. Gini deh kalau lg jobless, segala jenis perusahaan jadi pikiran. Ahahahah

           Kalau kamu ngerti dan mau sharing tentang ini, boleh kirimin aku email atau komen aja di blog ini. Ditunggu ya

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BarraPunto
  • BlinkList
  • Blogosphere News
  • Blue Dot
  • Fleck
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • TwitThis
If you like my post, please Subscribe to this blog by Email or by RSS FEED

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

1 User Responded in " Kesulitan mengatur para pekerja di agro industri "

Eucalyptus said,  

Kalo orang yg merasa paling pinter di bidangnya bukan hanya orang2 pertanian deh, kadang2 dokter, pengacara, ekonom juga gak mau didikte tuh…

Leave A Reply Here

  Username [*]

  Email Address [*]

  Website

Subscribes to this post comments updates

Please Note: Your comment will be under moderation. Don't resubmit please. Thank you.