10 Dec
Hari ini aku mau menulis sesuatu yang baru. Gara-gara melihat pameran industri sabtu 8 Des lalu, aku jadi terinspirasi akan sesuatu. Maaf yah kalau kalian jadi bingung kenapa aku tiba-tiba menulis begini. Aku tetap menerima request artikel dari kalian kok. Makanya request dung. Wehehehehe
Dari pengamatan yang aku lihat, Ada banyak perusahaan agro industri yang memiliki pegawai yang tidak mau menuruti kebijakan perusahaan. Atau bahkan merasa bahwa diri mereka sudah menjadi yang paling tahu. Sehingga jika diberi petunjuk oleh atasan, umumnya mereka tidak mengikuti karena merasa cara yang biasa mereka lakukan jauh lebih baik. Sebenarnya mengapa itu terjadi?
Di negara Indonesia, tidak seperti perusahaan manufaktur, kebanyakan para pekerja langsung dari agro industri bukanlah para pekerja yang memiliki pendidikan layak. Jarang sekali para pekerja telah lulus dari universitas. Bahkan terkadang mereka tidak mengenyam pendidikan sama sekali. Hal ini dikarenakan nyaris tidak mungkin orang-orang yang mengenyam pendidikan bercita-cita menjadi buruh tani. Tentunya mereka lebih menginginkan bekerja di perusahaan-perusahaan manufaktur ataupun jasa dibandingkan bekerja sebagai pekerja langsung di bidang agroindustri. Disamping itu, sangat sulit sekali untuk mencari pekerjaan di bidang lain (seperti teknologi industri) karena itu lebih membutuhkan banyak ilmu dan pengetahuan yang diperoleh dari pendidikan formal maupun informal.
Hal ini mengakibatkan sulitnya mengatur para pekerja di bidang agroindustri ini. Karena sebagian besar dari mereka yang telah lama berkecimpung di dunia agronomi ini, merasa diri mereka lebih pintar dibandingkan para peneliti ataupun orang-orang yang mengenyam pendidikan di bidang pertanian. Sehingga para buruh tani tersebut sulit untuk diatur dan hanya mau bertindak sesuai keinginan mereka.
Oleh krn itu, kita harus mencari cara agar para pekerja tersebut ‘menydari’ bahwa mereka harus lbh banyak belajar dan juga mau menuruti perintah perusahaan.
Berhubung saya bukan anak Industri, saya juga bingung bagaimana mngatasi ini. Kalau ditanya mengpa saya tertarik pada bidang ini, karena ini sepertinya berpengaruh pada kemajuan perusahaan. Dan Indonesia kan terkenal dg pertaniannya jadi repot kalau agro industrinya macet. Gini deh kalau lg jobless, segala jenis perusahaan jadi pikiran. Ahahahah
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglines
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
This site Best viewed at MOZILLA FIREFOX 1024 x 768 px
If you use other browser, maybe you will find error.
Want to get Firefox FREE to browsing SAVER and FASTER?
Just click link bellow and install it at your PC
![]()
Kalo orang yg merasa paling pinter di bidangnya bukan hanya orang2 pertanian deh, kadang2 dokter, pengacara, ekonom juga gak mau didikte tuh…